gototopgototop
Loading

Archetype Pedagang Bakso

Sebagai pedagang bakso keliling, aktivitas kerja yang dilakukan adalah mencari konsumen yang ingin mengkonsumsi bakso yang dijual, melayani konsumen yang membeli bakso dan membersihkan piring-piring yang telah digunakan oleh konsumen sehabis mengkonsumsi bakso.

Hal yang mendukung aktivitas pekerjaan ini adalah mempunyai gerobak bakso yang berisikan kompor, gas kecil / minyak tanah, panci berukuran besar, ember, alat makan seperi piring, sendok, garpu, dan persediaan bahan makanan seperti bakso, tahu, mie, serta pentongan yang digunakan sebagai alat pemberi tahu orang lain bahwa ada pedagang bakso keliling yang sedang berjualan.

Dalam mencari konsumen, hal yang dilakukannya adalah dengan cara memukul pentongan sehingga orang lain mengetahui bahwa ada pedagang bakso keliling yang sedang lewat dan jika ada konsumen yang tertarik untuk membeli, ia dapat memanggilnya. Setelah ada konsumen yang tertarik untuk membeli, maka pedagang bakso segera melayaninya dengan cara membuatkan bakso sesuai dengan pesanan. Setelah konsumen selesai menghabiskan makanannya, barulah pedagang bakso dapat mencuci alat makan yang telah digunakan oleh konsumen agar persediannya tetap tercukupi.Tujuan dari profesi sebagai pedagang bakso keliling adalah mencari nafkah agar dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Dan nafkah diperoleh hanya melalui adanya konsumen yang membeli makanan bakso yang dijual. Sehingga hal yang harus dilakukan adalah mencari konsumen untuk membeli dagangannya tersebut.

Pada umumnya, masalah yang ditemui dari profesi ini adalah jika sedikitnya jumlah konsumen yang membeli dagangan tersebut. Sehingga keuntungan yang diperoleh tidaklah besar dan pada akhirnya kebutuhan hidup sehari-hari pun sulit tercukupi. Masalah lainnya adalah cuaca yang tidak mendukung, mengalami kelelahan saat berkeliling mencari konsumen, dan adanya kemungkinan untuk terjadinya musibah seperti tertabrak mobil, terjatuhnya gerobak dan lain-lain. Bila cuaca seperti hujan dan panas yang menyengat dapat mengurangi waktu kerja serta menghambat dalam mencari konsumen, begitu juga dengan masalah kelelahan yang dialaminya.Sedangkan untuk masalah seperti tertabrak mobil merupakan masalah yang dapat terjadi oleh siapa pun saat berada di jalan umum. Namun masalah-masalah ini haruslah dapat diatasinya guna tujuan utama dari profesi ini dapat tercapai.

Dari profesi yang seperti ini, maka archetype yang sesuai adalah warrior dan seeker. Individu dengan archetype warrior adalah individu yang berusaha untuk menunjukkan apa artinya dan bagaimana jika seseorang mempunyai keberanian, dan kemauan. Dari archetype ini, sangat sesuai dengan profesi sebagai pedagang bakso keliling dimana ia berusaha semaksimal mungkin dalam mencari nafkah melalui kemauannya untuk berkeliling berjualan bakso walau sudah alami kelelahan demi tercapainya tujuan yaitu mencari keuntungan sebanyak-banyaknya dan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Sedangkan saat berjualan dengan berkeliling, hal ini dapat saja menimbulkan bahaya, misalnya terjadinya kecelakaan saat berkeliling di jalan, seperti tertabrak mobil, dan musibah-musibah lainnya. Dari kejadian-kejadian yang seperti ini maka sebagai pedagang bakso keliling setidaknya harus memiliki keberanian bila suatu saat mengalami musibah-musibah tersebut. Setidaknya ia sudah mengetahui konsekuesi apa saja yang akan dialaminya dari profesinya sebagai pedagang bakso keliling.

Sedangkan dari archetype seeker, yaitu individu yang mandiri, berjiwa petualang, senantiasa mengetahui bagaimana memenuhi keinginan dirinya, selalu mencari pengalaman baru, menguji batas diri atas apa yang mungkin ditemukan dan dilakukan dirinya. Dengan demikian, archetype ini juga sesuai dengan profesi sebagai pedagang bakso keliling dimana memiliki kepribadian yang mandiri, tidak ingin bergantung dengan orang lain, berjiwa petualang dan senang mencari petulangan baru dimana ia selalu berpindah-pindah tempat dalam berjualan, senang mengetahui hal-hal yang baru dan mengetahui cara agar dapat menarik konsumen untuk mau membeli dagangannya (ambisi dalam mencapai keuntungan sebanyak-banyaknya saat berjualan bakso) dan dapat mengatasi kesulitan-kesulitan yang bisa saja muncul secara tiba-tiba saat ia berkeliling di jalan umum.

BLOG

Tulisan di sini mencoba menjembatani teori dan pengalaman, sebagai bahan refleksi.

Topik Blog

Share Artikel Ini

Kutipan Hari Ini